Postingan

Mahasiswa Unusa berintelektual dengan anti kekerasan seksual, anti perundungan menjadi remaja asik tanpa usik

Gambar
https://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-vi-mahasiswa-unusa.html Ji   Materi VI Pemateri: Hafid Algristian, dr., Sp.KJ - Unusa RSI Jemursari Tema: Mahasiswa Unusa Berintelektual dengan anti kekerasan seksual, anti perundungan menjadi remaja asyik tanpa usik Perundungan terjadi dari pengaruh pergaulan yang tidak baik hingga kurangnya empati. Hal tersebut dapat menimbulkan trauma psikologis atau luka batin korban. Faktor perundungan seperti rendahnya harga diri, kemarahan, keinginan membalas dendam, fomo. Sosial bulliying: Fisik, verbal, sosial,cyber bully, seksual Balas dendam terbaik adalah dengan menjalani kehidupan yang lebih baik.  Mengapa terjadi bulliying kurang empati, lemahnya pengawasan. Ada empat posisi bulliying adalah pelaku, korban, penonton, penolong Semua bentuk intimidasi yang bertujuan merendahkan, dilakukan oleh pihak yang kuat kepada yang lemah adalah bulliying https://unusa.ac.id d Website:   Unusa Jangan lupa mampirhttps://hfatia.blogspot.com/2023/09...

Strategi menumbuhkan critical thingking ability untuk menemukan solusi terbaik

Gambar
  Materi V Pemateri: Arief Abdurrahman, ST.,MT - ITS Tema: Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability Untuk Menemukan Solusi Terbaik Kesempatan emas demografi ,Kebutuhan basic manusia adalah sandang pangan  Perspektif lulusan, kompetensi, kontribusi seorang lulusan mempunyai jalan atau tujuan yang harus dijalankan dengan baik. insan intelektual memberikan bisa memilih hal yang berguna bagi mereka.  Pendidikan seiring waktu berjalan dituntut untuk semakin berkembang, Critical thingking adalah proses berpikir intelektual dimasa pemikir dengan sengaja menilai kualitas pemikirnya, pemikir menggunakan pemikiran yang reflektif. https://unusa.ac.id  Website:   Unusa Jangan lupa mampirhttps://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-v-strategi-menumbuhkan-critical.html

Tantangan dan peluang Mahasiswa dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0

Gambar
  Materi IV Pemateri: Dr. Ginanjar Rahman Tema: Tantangan dan peluang mahasiswa dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0 Perkembangan teknologi semakin besar menggunakan aplikasi yang canggih contoh humata fungsinya untuk meresum tugas-tugas. Aplikasi yang lain juga bisa digunakan untuk membuat tugas meresum maupun menulis Peluang teesebut bisa digunakan mahasiswa untuk mempermudah mencari tugas maupun menbuat, tetapi fakta Artificial Intelligent aplikasi tersebut adalah kecerdasan buatan bukan kecerdasan sesungguhnya, penggunaan Al berlebihan berarti meragukan kecerdasan kita, keterbatasan AI dalam akses data dan penggunaan bahasa. Menggunakan AI secara etis - menjadikan AI sebagai asisten -menggunakan AI untuk lebih produktif: penggunaan waktu efisien, biaya lebih hemat -memanfaatkan AI sebagai data base https://unusa.ac.id Website:  Unusa Jangan lupa mampirhttps://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-iv-tantangan-dan-peluang.html

Mahasiswa bebas narkoba untuk mendukung generasi rahmatan lil alamin

Gambar
https://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-iii-mahasiswa-bebas-narkoba.html   Materi I Pemateri: Sri Artanti Maryani S.Sos Badan Narkotika Nasional Prov Jatim Tema: Mahasiswa bebas narkoba untuk mendukung Generasi Rahmatan lil alamin - Kasus narkoba poinnya ada tingkat mahasiswa gara”stres Kenapa indonesia darurat narkoba karena faktor geografis terbuka yaitu laut kapal” ilegal.peredaran berat narkoba juga anak” termasuk sasarannya. Dan sistem hukum diindonesia yang belum stabil, Golongan 1: untuk ilmu pengembangan iptek Golongan 2: untuk pilihan terakhir pengobatan/terapi kesehatan Golongan 3: untuk pengobatan ringan Efek penggunaan narkotika: depresan, halusinasi, stimulan Proses seseorang berawal dari kompromi dan coba” Remaja banyak menggunakan narkoba karena stress, jadi harus mempunyai ketahanan diri remaja https://unusa.ac.id d Website:  Unusa Jangan lupa mampir Mahasiswa bebas narkoba untuk mendukung generasi rahmatan lil alamin

Indonesia emas (mandiri dan bersatu dalam nilai gotong royong yang berintegrasi

Gambar
Materi III Pemateri: Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc. - Wagub Jawa Timur Diah Satyani saminarsih Tema: Indonesia Emas (mandiri dan bersatu dalam nilai gotong royong yang berintegrasi) Indonesia berkesempatan mewujudkan pendidikan yang tinggi karena menuju generasi emas. Penduduk indonesia 60-70% tidak menyengan pendidikan tinggi. Ada 2 prinsip yang saling terhubung yaitu semua universitas terhubung dengan universitas lain. Dunia harus maju dengan poin yang berlaku. Dalam sudut kesetaraan diindonesia belum stabil, dasar piramida diindonesia masih menjadi masalah pembangunan yang harus diselesaikan.Kesehatan diindonesia menjadi masalah bagi negara   https://unusa.ac.id d Website:  Unusa Jangan lupa mampir https://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-ii-indonesia-emas-mandiri-dan.html https://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-ii-indonesia-emas-mandiri-dan.html

Unusa dalam implementasi merdeka belajar kampus merdeka

Gambar
  Materi V Pemateri: Prof. Kacung Marijan, Drs., M.A., Ph.D. Naufal Ilham Saputra Tema: Unusa dalam implementasi merdeka belajar kampus merdeka -Menjadi lembaga pendidikan tinggi yang termuka dan unggul di ASEAN berjiwa wirausaha serta berjati diri islami -Kewirausahaan -Pertukaran pelajar -Tugas akhir skripsi kolaborasi dikerjakan bersama” dengan fakultas lain untuk mencari penelitian -Lembaga sertifikasi profesi -Bisa mengikuti minimal 1 profesi gratis -Program study mayor -Mengimplementasikan masalah disekitar kita -Perubahan dari pasif menjadi aktif https://unusa.ac.id/ Website: Unusa Jangan lupa mampir https://hfatia.blogspot.com/2023/09/materi-1-unusa-dalam-implementasi.html

Universitas Nahdlatul Ulama surabaya

Gambar
UNUSA didirikan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS). Embrio berdirinya berawal sejak tahun 1979, yakni berupa berdirinya Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) YARSIS. Kemudian dalam perjalannannya berdiri pula Akademi Keperawatan YARSIS (tahun 1985), sedangkan SPK berubah menjadi Akademi Kebidanan YARSIS (tahun 1997). Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 2006, 2 institusi tersebut (AKPER-AKBID) YARSIS melakukan penyatuan institusi dan konversi menjadi STIKES YARSIS sampai dengan saat ini dengan penambahan Prodi S1 Keperawatan dan Program Profesi Ners. Dengan bekal pengalaman lebih dari 33 tahun dalam mengelola institusi pendidikan dan dorongan dari Muslimat NU, PC NU Surabaya, PW NU dan PB NU, maka sejak tahun 2012 mulai diajukan proses legalitas peralihan bentuk institusi ke DIKTI menjadi Universitas. Sebuah lompatan besar namun terarah dari proses yang panjang tersebut, diharapkan di tahun 2013 ini dapat segera berdiri Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) UNUSA me...